Home
news
Wisuda IAIN Jember, Menaker RI Titip Pesan Agar Alumni PTKIN Turut Memberikan Solusi Atas Problem Pengangguran

Wisuda IAIN Jember, Menaker RI Titip Pesan Agar Alumni PTKIN Turut Memberikan Solusi Atas Problem Pengangguran


Diterbitkan Kamis, 18 Februari 2016 - 09:20:10 WIB

HUMAS-Tingginya angka pengangguran sebagaiaman data BPS per Agustus 2015 mencapai 6, 18 persen atau setara dengan 7, 56 juta jiwa menuntut perhatian semua pihak termasuk angkatan kerja baru yang baru menyelesaikan studi. Karenanya Menaker RI Hanif Dhakiri melalui Kabarenbang Kemnaker RI Sugiarto Sumas. meminta para alumnus Perguruan Tinggi (PT) termasuk IAIN Jember agar turut serta memberikan solusi atas problem pengangguran terbuka yang dinilai masih tinggi ini.

"Para lulusan Perguruan Tinggi yang notabene merupakan cendikiawan sudah seharusnya ikut serta bahu membahu menyelesaikan masalah bangsa," Tegas Sugiarto Sumas, Kabarenbang Kemnaker RI saat menyampaikan pesan Menaker Hanif dalam sambutan yang dibacakan pada acara Rapat Senat Terbuka dalam rangka wisuda sarjana S1 dan program magister S2 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Sabtu (21/11/2015).

Dalam kesempatan ini, Menteri Hanif juga meminta semua wisudawan dan wisudawati untuk menyiapkan diri dengan dunia baru yaitu dunia kerja penuh dengan persaingan. Apalagi, akhir tahun 2015 ini Indonesia juga memasuki babak baru dalam liberalisasi ekonomi dan jasa di kawasan ASEAN yang terwujud dalam kebijakan Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

"Saat ini kita dituntut untuk dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing angkatan kerjanya. Sebab pada akhir tahun ini, kita akan memasuki era baru di bidang ekonomi. Oleh karena itu, lembaga pendidikan harus bisa menyesuaikan dengan suasana era baru tersebut," tegasnya.

Kemampuan lembaga pendidikan dan alumninya untuk menyesuaikan diri dengan keadaan dan tuntutan pasar kerja itulah kunci dari kesuksesan lembaga pendidikan. Hal ini juga akan membawa nilai positif yang pada gilirannya akan bisa berperan aktif bagi upaya penggurangan penganguran yang saat ini sedang diselesaikan oleh pemerintahan Jokowi.

"Dalam kesempatan ini, saya ingin menggarisbawahi tuntutan perlunya 'survival'. Sebab di lapangan tidak cukup mengandalkan intelektualitas yang dibuktikan dengan IPK, namun juga dibutuhkan kemampuan adaptabilitas dan responsif terhadap lingkungan kerja yang selalu dan akan terus berubah," urainya.

Pidato menaker yang dibacakan oleh Sugiarto Sumas ini berkali-kali mendapatkan tepuk tangan para hadirin karena pesan dan konten yang pas dan dibutuhkan oleh para wisudawan dan wisudawati. Apalagi, diakhir pidatonya, pria yang menjabat  Kabarenbang Kemnaker ini juga memberi motivasi dan puisi.

"Akhirnya, sebelum saya sudahi pidato ini, saya ingin mengutip sabda Rasulullah SAW, 'khourunnassi anfauhum linnas', sebaik-baiknya manusia diantara kalian adalah manusia yang paling bermanfaat diantara kalian," tegasnya.

"Selanjutnya, sekali lagi saya berpesan, jangan gusar dan khawatir meski adik-adik alumni pendidikan tinggi agama, sebab sekarang lulusan PT Islam juga bisa jadi menteri, seperti Pak Menaker Hanif Dhakiri, Pak Menpora Imam Nahrowi, Menag RI Pak Lukman Hakim serta Pak Mendes Marwan Jafar. Banyak juga yang menjadi pejabat tinggi negara lainnya, seperti wakil rakyat, gubernur, bupati atau walikota, selain menjadi dosen, profesor dan guru besar serta PNS dan pengusaha serta tokoh masyarakat," papar Sugiarto.

"Hadir di IAIN Jember wakili Menteri. Untuk bacakan sebuah orasi. Kepada wisudawan agar terus termotivasi. Lulusan IAIN  tak kalah gengsi," Pungkas Sugiarto yang disambut tepuk tangan gemuruh hadirin. (Nun-Wud)


Share Berita


Komentari Berita

Komentar ditutup.