header-int

PORSENI 2020, FTIK JUARA UMUM LAGI

Sabtu, 04 Apr 2020, 05:29:00 WIB - 494 View
Share
PORSENI 2020, FTIK JUARA UMUM LAGI

Mengulang kejayaan Porseni 2019, FTIK kembali meraih juara umum pada Porseni V Tahun 2020 yang berlangsung sejak 28 Februari sampai dengan 4 Maret 2020. Atlet-atlet FTIK berhasil menggondil 17 emas dan 21 perak. FUAH menempati juara ke-2 dengan 7 emas dan 4 perak, disusul oleh Fakultas Dakwah 7 emas dan 3 perak. Sementara Fakultas Syari’ah memperoleh 4 emas dan 4 perak, sedangkan FEBI meraih 3 emas saja. 
Plh. Dekan FTIK, Dr. H. Mashudi, M.Pd., menyambut baik dan mengapresiasi prestasi mahasiswa FTIK. “Saya sangat bangga dan mengapresiasi para mahasiswa FTIK, baik yang berhasil meraih medali maupun yang belum berhasil. Semuanya telah berusaha memberikan yang terbaik bagi FTIK,” katanya.
Ditemui di ruangannya, Ketua Panitia Porseni 2020, Dr. Zainal Abidin, M.S.I., menyampaikan bahwa persiapan Porseni persiapannya relatif singkat, yakni sejak tanggal 7 Februari 2020. “Praktis kami hanya memiliki waktu tiga pekan untuk menyiapkan kegiatan tersebut. Ini akibat dari kegiatan IPPBMM yang dimajukan dari rencana semula. Rencananya bulan September tetapi dimajukan ke bulan April. Tentu setiap PTKIN harus menyesuaikan diri,” ungkapnya.  
Meski begitu, panitia mengaku tidak menemukan kendala serius dalam proses persiapan karena masing-masing penanggung jawab telah berpengalaman menjadi panitia pada even yang sama tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, cara pendaftaran Porseni Tahun 2020 berbeda dengan Porseni sebelumnya. Kalau Porseni sebelumnya dibuka secara umum, sedangkan Porseni kali ini dibatasi kuota masing-masing fakultas. Mengapa demikian, karena masing-masing fakultas telah memiliki atlet hasil seleksi sebagian besar cabang lomba. 
“Jadi, Porseni bukan lagi arena seleksi dari nol, melainkan seleksi dari atlet terbaik pada masing-masing fakultas. Saya ulang, atlet terbaik pada masing-masing fakultas. Jadi, bukan tertutup. Sama halnya dengan Olimpiade SD/MI tingkat Kabupaten Jember. Pesertanya adalah pemenang dari masing-masing kecamatan di Jember. Sekali lagi, bukan tertutup, melainkan Porseni adalah seleksi lebih lanjut dari seleksi dari masing-masing fakultas,” katanya dengan semangat.
Pria yang akrab dipanggil Pak Zainal ini menambahkan, sesuai arahan dari Warek Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, tujuan utama Porseni kali ini adalah seleksi atlet yang akan dipertimbangkan untuk dikirim ke IPPBMM di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain itu, Porseni juga menjadi bagian dari pemetaan atlet potensial di IAIN.
Terkait pembinaan, pihak institut insyaallah akan melakukannya, terutama kepada mereka yang nantinya ditunjuk untuk mewakili IAIN Jember pada IPPBMM. Salah satunya adalah memperbanyak latih tanding untuk olahraga, pendampingan untuk seni, dan lain sebagainya. 
Ke depan, dia berharap agar Porseni yang akan datang persiapannya lebih panjang. Masing-masing fakultas menyiapkan atletnya jauh-jauh hari sebelumnya, sehingga ada data base atlet yang siap dikirimkan kapan saja. Khusus untuk olahraga, saya juga berharap ada liga tingkat institut, misalnya: Liga Futsal, Liga Voli, Liga Bulutangkis, Liga Catur, dan lain-lain. 
“Dari liga itu, pimpinan institut memantau dan memilih mana atlet potensial yang akan dikirim ke berbagai kompetisi tingkat regional maupun nasional. Mudah-mudahan ini dapat terealisasikan,” pungkasnya. (Khanifatuz Zahro/PAI)

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017
© 2020 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube